Posted by: Harry W. S | April 12, 2006

Mengenal salah satu burung di kampus ITB

Kampus ITB sebagai salah satu ruang hijau di Bandung menyimpan keeksotisan tersendiri. Di habitat kampus ini terdapat sekitar 26 jenis burung, dua diantaranya termasuk langka dan dilindungi Undang-undang.

Salah satu spesies yang menarik perhatian adalah pipit benggala (Amandava amandava, Linn. 1758). Nama amandava berasal dari nama kota Ahmedabad di Gujarat India, dimana pertama kali burung ini dilihat oleh orang asing melalui pasar burung.

Bengalino.JPG

Secara taksonomi, burung ini termasuk kedalam ordo Passeriformes, dan familinya Estrilidae. Famili Estrilidae kebanyakan tersebar di bawah garis tropis, sebagian hingga ke dataran China, dan tidak lebih dari itu, termasuk tidak ada di benua Amerika. Jadi spesies manapun dari famili Estrilidae tidak akan ditemukan di Italia, atau negara eropa lainnya. Spesies ini berkerabat dekat (satu famili) dengan pipit jawa (Padda oryzivora) yang hampir punah.
Amandava amandava, nama lokalnya adalah pipit Benggala, tersebar mulai dari Pakistan timur, India, China bagian selatan, ke Thailand, Myanmar, Vietnam, hingga pulau Jawa. Spesies ini juga diintroduksi ke Jepang hingga Hawai melalui perdagangan burung. Khusus di ITB, kita dapat menjumpai burung ini di depan pinggir jalan GKU baru, daerah FIKTM dan kantin tambang, serta di belakang gedung Teknik Kimia.

Secara fisik ukuran burung ini termasuk kecil. Dewasanya berukuran panjang sekitar 10 cm. Burung ini dapat dibedakan antara jantan dan betina melalui warna bulunya. Yang betina warnanya tidak secerah yang jantan, lebih gelap, terutama yang warna merahnya.

Habitatnya berada di ladang terbuka, areal hutan terbuka, semak-semak, dan semacamnya. Sarangnya berada dekat dengan tanah, tersembunyi diantara rerumputan dan semak-semak. Bertelur antara 6-10 butir, dengan masa inkubasi 10-12 hari.

Dilihat dari paruhnya, maka kita bisa menebak bahwa pastilah makanannya berupa biji-bijian. Dan memang seperti yang terlihat dari foto diatas, burung ini suka dengan biji rumput-rumputan. Karena itu secara ekologi perannya di alam adalah sebagai faktor pembatas bagi rerumputan, agar tidak overpopulation.

adavadatredobp2005_aa.jpg
Bagi manusia, burung ini populer sebagai peliharaan karena kicauannya, sehingga burung ini banyak diperjualbelikan. Hanya saja sejauh pengamatan saya di beberapa pasar burung di Bandung, jarang sekali burung ini dijual. Dan status konservasinya menurut IUCN, tidak terancam.


Responses

  1. nyang boneng??? feral-kah?

  2. maaf, ane kagak ngerti, siapa yg boneng? kalo ente yg boneng, sy yakin feral🙂

  3. cie, pengamat burung beraksi nie =)

  4. Here are some links that I believe will be interested

  5. amankan dolo burung2 itu..
    stress awak..

  6. bos ak juga menjumpainya di daerah mangrove tapak,tugu semarang

  7. wah web blog pnya u elek ?
    / web blog rak gadeg
    delo’o web blog qu

  8. sungguh manis pipit nya mas hary…look nice naturaly…btw di pasar burung ngasem masih banyak bgt loh mas stocknya..n dijual 20 ribuan per pasang…heheh sekedar info ajah…thanks..

  9. Halo,

    Salam kenal. Kami suka dengan tema tulisan kamu tentang pengalaman kamu di ITB.

    Begini, LPM ITB sedang membuat situs antarmuka untuk menjembatani mahasiswa- alumni ITB, dengan siswa SMU dari seluruh Indonesia, yang berminat ke ITB, untuk bisa bertukar informasi. Tujuannya, adalah untuk mengurangi kasus “salah pilih jurusan” sebelum memutuskan masuk ke ITB, juga membuat siswa SMU mengenal lebih dekat kehidupan mahasiswa ITB, dengan harapan, mereka bisa mengoptimalkan waktu belajarnya di kampus.

    Kami berusaha untuk mengurangi bias informasi seputar jurusan di ITB, bagi siswa SMU, sehingga mereka punya spektrum yang luas dan berimbang seputar disiplin jurusan, bahkan aktivitas mahasiswa ITB.

    Kalau Kamu bersedia, silakan berkunjung, berdiskusi, berbagi, dan jangan lupa untuk menjawab keingintahuan siswa- siswa SMU dari seluruh Indonesia, tentang ITB.

    Oh iya, tulisan ini juga bisa lho, kalau mau diposting .

    Regards,

    Layanan Produksi Multimedia ITB
    http://www.masukitb.com
    http://multimedia.itb.ac.id

  10. aku puyan burung kaya gituh harga yah 1 juta lelaki


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: